A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 239

KKNI
 
statistik
pengunjung
    Hari Ini:68
    Kemarin:190
    Bulan Ini:5422
    Tahun Ini:67.950
    Total:459.688
    Hits Count:140
    Now Online :3

KKNI dapat dianalogikan sebagai mistar ukur, oleh karenanya peran KKNI bersifat pasif  tergantung pada penggunaan dan penerapannya. Penerapan KKNI sejauh ini mencakup area pendidikan tinggi dan ketenagakerjaan.

Untuk dapat mengimplementasi KKNI, setiap kementerian wajib menurunkan Peraturan Presiden nomor 8 tahun 2012 sesuai dengan keperluan sektornya. Saat ini, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian Dalam Negeri telah menurunkan regulasi sebagai berikut:

  1. SK KKI 12/2003 tentang Implementasi KKNI di Pendidikan Tinggi Kedokteran
  2. Peraturan Menteri Dalam Negeri no 2/2013 tentang Panduan Pengembangan SDM berbasis KKNI di Kemendagri
  3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan no 73/2013 tentang Implementasi KKNI di bidang Pendidikan Tinggi (saat ini sedang direvisi terkait dengan perubahan kementerian)
  4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan no 81/2013 tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi dan Profesi pada Pendidikan Tinggi
  5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan no 49/2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (saat ini sedang direvisi terkait dengan perubahan kementerian)
  6. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan no 21/2014 tentang Panduan Implementasi KKNI

Selanjutnya Pusat Standardisasi, Sertifikasi dan Pendidikan Berkelanjutan SDM Kesehatan roadmap untuk standardisasi tenaga kesehatan berbasis kualifikasi pada KKNI untuk meningkatkan sistem sertifikasi dan regristrasinya. Sembilan belas organisasi kesehatan berikut terlibat dalam upaya ini:

  1. Ikatan Teknisi Transfusi Darah Indonesia (ITTDI),
  2. Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI),
  3. Persatuan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI),
  4. Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia (PORMIKI),
  5. Persatuan Entomolog Kesehatan Indonesia (PEKI),
  6. Persatuan Perawat Gigi Indonesia (PPGI),
  7. Persatuan Teknisi Gigi Indonesia (PTGI),
  8. Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia (IROPIN),
  9. Ikatan Fisioterapis Indonesia (IFI),
  10. Ikatan Perawat Anestesi Indonesia (IPAI),
  11. Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia (PATELKI),
  12. Perhimpunan Ahli Teknisi Kardiovaskuler Indonesia (PATKI),
  13. Ikatan Fisikawan Medik Indonesia (IKAFMI),
  14. Persatuan Ahli Radiografer Indonesia (PARI),
  15. Ikatan Ahli Teknik Elektromedik Indonesia (IKATEMI),
  16. Ikatan Terapi Wicara Indonesia (IKATWI),
  17. Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI),
  18. Ikatan Okupasi Terapis Indonesia (IOTI),
  19. Ikatan Ortotik Prostetik Indonesia (IOPI).